ALAT & BAHAN
·
Alat
yang digunakan : 1 unit PC/Laptop
·
Bahan
yang diperlukan : - Software VirtualBox
- OS MikroTik yang sudah di install
- OS MikroTik yang sudah di install
LANGKAH KERJA
·
Pastikan paket aplikasinya sudah di aktifkan dan
sudah konfigurasi IP Address, Gateway dsb. Seperti pada postingan sebelumnya “ Cara Instal dan Konfigurasi MikroTik “
·
Masukkan perintah “ /ip pool “ dan masukkan
range nya lihat gambar di bawah
Catatan : range yang saya
masukkan : 192.168.0.10 – 192.168.0.20
·
Setelah itu, klik Enter.. kemudian ketikkan
perintah “ print “ fungsinya agar bisa melihat konfigurasi yang sudah
dilakukan, lihat gambar di bawah
Catatan : next-pool merupakan nama DHCP yang saya buat, gak harus namanya
next-pool teman – teman bisa bebas menggunakan nama apa saja.
·
Setelah itu keluar dari “ ip pool “ dengan
ketikkan “ / “ dan masukkan perintah “ /ip dhcp-server network “ lihat gambar
di bawah
Catatan : masukkan “ address=….
gateway=…. “ setelah itu klik Enter dan ketikkan perintah perintah “
print “ fungsinya agar bisa melihat konfigurasi
yang sudah dilakukan
·
Setelah itu keluar dari “ ip dhcp-server network
“ dengan ketikkan “ / “ dan masukkan perintah “ /ip dhcp-server “ lihat gambar di bawah
Catatan : masukkan “
interface=.... ( nama IP yang digunakan “ Local ) address-pool=.... ( nama DHCP
yang tadi dibuat )
·
Di
sebelah kanan angka 0 ada huruf X itu berarti DHCP belum diaktifkan, cara
mengaktifkannya dengan cara ketikkan perintah “ enable 0 ( 0 ini adalah angka
sebelah kiri huruf X, apabila angka di sebelah kiri huruf X 1 maka perintahnya
“ enable 1 “ ) lihat gambar dibawah
Catatan : Apabila sudah tidak
ada huruf X di sebelah kanan angka 0 berarti DHCP sudah aktif.
·
Tadi
sudah buat DHCP untuk interface Local, sekarang saya juga akan membuatnya di
interface Public. Lihat gambar dibawah
Catatan : caranya sama dengan
yang sebelumnya
·
Sekarang
kita ubah settingan IP di Client yang asalnya IP static menjadi DHCP, lihat
gambar dibawah
·
Sekarang
kita cek di properties, apakah DHCP sudah berhasil
Catatan : apabila di DHCP
Enabled : Yes, berarti konfigurasi DHCP sudah berhasil dan apabila di DHCP
Enabled : No berarti konfigurasi DHCP belum berhasil. Coba cek lagi konfigurasinya
mungkin ada yang terlewat atau keliru.
·
Selain
melihat konfigurasi DHCP sudah berhasil dengan melihat di properties Network,
bisa juga di cmd dengan mengetikkan perintah “ ipconfig “ lihat gambar di bawah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar