ALAT & BAHAN
·
Alat
yang digunakan : 1 unit PC/Laptop
·
Bahan
yang diperlukan : - Software VirtualBox
LANGKAH KERJA
·
Siapkan
file ISO Mikrotik
·
Lalu
instal atau jalankan aplikasi VirtualBox
·
Bila
sudah di masukkan file ISO nya aka nada tampilan seperti gambar dibawah,
·
Pilih
semuanya dengan cara klik “ a “
·
Setelah
itu klik “ i “ untuk memulai instalasi, lanjutkan dengan klik “ n “ dan “ y “,
lihat gambar dibawah
·
Setelah
di klik “ y “ akan memulai memformat harddisk nya, jika menginstal mikrotik
maka tidak boleh ada OS yang lainnya, karena tidak mendukung GRUB loader
·
Setelah
beres memformat maka akan segera menginstal aplikasi – aplikasi yang tadi di
awal.
·
Sebelum
me-reboot unmount terlebih dahulu file ISO nya
Setelah itu langsung klik Enter untuk me – Reboot
·
Setelah
me – reboot akan ada tampilan seperti gambar dibawah
·
Masukkan
user “ admin “ dan kosongkan password
·
Klik
“ y “
·
Klik
Enter, untuk melanjutkan
·
Nah…
instalasi OS mikrotik sudah selesai
·
Setelah Mikrotik terinstall, setting mikrotik
sebagai berikut :
Cara masuk direktori, tinggal ketik slash (
/ ) diikuti nama direktori, misal >/system package dan jika ingin keluar dari direktori ketik slash
( / ) saja.
Aktifkan paket software satu persatu:
[admin@MikroTik]system
package> enable system
[admin@MikroTik]system package> enable
ppp
[admin@MikroTik]system
package> enable DHCP
[admin@MikroTik]system
package> enable Advanced Tools
[admin@MikroTik]system
package> enable Routing
[admin@MikroTik]system
package> enable Routing Test
[admin@MikroTik]system
package> enable Security
[admin@MikroTik]system
package> enable Syncronous
[admin@MikroTik]system
package> enable Web Proxy
[admin@MikroTik]system
package> enable web Proxy Test
Aktifkan ethernet yang terpasang:
[admin@MikroTik]interface>
enable 0 {untuk ethernet Public}
[admin@MikroTik]interface>
enable 1 {untuk ethernet Local}
Sebelum perintah yang diatas, setting di virtualbox > Network, Adapter 1 = Host only ( agar bisa terhubung
ke client = pc aslinya ) atau bisa juga dengan internal network apabila
clientnya virtual juga, Adapter 2 = Bridge ( agar server bisa terhubung ke
internet, pilih ingin menggunakan wireless atau kabel ).. lihat gambar dibawah
Rubah nama ethernet:
[admin@MikroTik]interface>
set 0 name=Public
[admin@MikroTik]interface>
set 1 name=Local
Setting IP Address:
[admin@MikroTik]ip
address> add interface=Public address=192.168.0.222 {untuk
ethernet Public}
ethernet Public}
[admin@MikroTik]ip
address> add interface=Local address=192.168.1.254 {untuk
ethernet Local}
ethernet Local}
Setting IP DNS Primary & Secondary:
[admin@MikroTik]ip
dns> set primary-dns=...... (misal : 222.34.78.15 )
[admin@MikroTik]ip
dns> set secondary-dns=.... (misal : 232.75.222.6)
Atau
[admin@MikroTik]ip
dns> set server=..... (misal : 222.34.78.15 )
Setting IP Gateway:
[admin@MikroTik]ip
route> add gateway=192.168.0.1
Setting Network Address Translate (NAT):
[admin@MikroTik]
ip firewall nat> add chain=srcnat out-interface=Public src-
address=192.168.1.0/24 action=masquerade
address=192.168.1.0/24 action=masquerade
·
Bila sudah
selesai mengonfigurasi mikrotiknya, sekarang konfigurasi PC clientnya dengan
cara :
Buka network setting > change adapter > host only.. lihat gambar dibawah
·
Bila sudah,
cek ping antara server dengan client dan sebaliknya, client cek ping ke server
dengan IP public yang tadi dibuat ( 192.168.0.222 ) lihat gambar dibawah


Mr. Casino: Review - Dr.D.M.C.
BalasHapusMr. 김천 출장안마 Casino is a 당진 출장안마 fully licensed gambling site, providing you with the 포천 출장마사지 best in online gaming and 전라북도 출장안마 online slots. Whether you 하남 출장안마 are new to