Konfigurasi Password Pada Switch
TUJUAN
Mengetahui cara
memberikan password pada switch
DASAR TEORI
Password pada
CISCO digunakan untuk memberi keamanan akses terhadap perangkat CISCO agar
tidak sembarangan user mengakses dan mengganti konfigurasi yang dibuat oleh
Administrator. Pada switch password dapat diakses oleh 16 user secara
bersamaan. Password pada switch dibagi menjadi 2 yaitu password yang digunakan
untuk konfigurasi ( Privileged EXEC ) dan stunya lagi adalah password yang
digunakan untuk masuk kedalam switch ( EXE ).
Pada perangkat
jaringan buatan CISCO seperti switch dan router, terdapat mode-mode prompt yang
pasti kita gunakan saat mengkonfigurasi perangkat tersebut melalui mode CLI (
Command Line Interface ). Mode-mode tersebut adalah sebagai berikut :
- User EXEC Mode
Mode user Exec merupakan level pertama ketika kita pertama kali mengakses
ke switch.
Tampilan prompt User Exec adalah sebagai berikut :
hostname>
- Privileged EXEC Mode
Untuk bisa masuk ke mode ini, dari mode user Exec, ketikkan perintah “
enable “. Pada mode ini kita bisa melihat informasi seperti routing, interface,
protokol, dan konfigurasi yang sedang digunakan.
Tampilan prompt Privileged EXEC adalah sebagai berikut :
hostname#
- Global Configuration Mode
Untuk bisa masuk ke mode ini, dari mode Privileged Exec, ketikkan perintah
“ configure terminal “. Pada mode ini kita bisa melakukan konfigurasi seperti
mengubah hostname, mengubah password, menambah user dll.
Tampilan prompt Global Configuration adalah sebagai berikut :
hostname( config )#
Beberapa jenis
password pada switch adalah sebgai berikut :
- Password Privileged
Ada 2 cara untuk memberikan password pada mode privileged :
1. Enable password : tanpa enkripsi
2. Enable secret : menggunakan enkripsi
2. Enable secret : menggunakan enkripsi
Jika menggunakan enable password kemudian menggunakan lagi enable secret,
maka enable password akan tidak digunakan lagi. Jadi hati-hati, soalnya
sensitif bisa jadi nanti kita lupa password ditengah jalan.
- Password Console
Kegunaan command ini nantinya untuk proteksi user modenya ( sebelum masuk
privileged ) switch dari sesi console ( menghubungkan switch ke PC dengan kabel
console ).
- Password Telnet/VTY
Kegunaan
command ini hampir sama dengan password console, kalau command ini untuk
proteksi user modenya via telnet session ( menghubungkan switch ke PC, lewat
jaringan ).
ALAT & BAHAN
- Alat yang digunakan : 1 unit PC/Laptop
- Bahan yang diperlukan : Software CISCO Packet Tracer
LANGKAH KERJA
Disini saya akan
membuat password pada switch, antara lain :
- Enable password
- Enable secret
- Password console
- Password telnet/VTY
1. Enable password
- Siapkan 1 unit PC/Laptop yang sudah terinstal aplikasi CISCO Packet Tracer.
- Lalu jalankan aplikasinya.
- Setelah dijalankan, kita akan melihat beberpa perangkat jaringan misal, hub, switch, router dll. Kami disini menggunakan switch.
- Pertama, masukkan switch dan PC. Seperti pada gambar dibawah ini
- Lalu hubungkan dengan kabel console, karena kita akan mengkonfigurasi switch via kabel. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah
·
Klik
switch, lalu pilih ke mode CLI , disini kita akan langsung masuk ke User Exec
mode, seperti pada gambar dibawah
·
Ketik
“ enable “ agar kita masuk dalam mode privileged
·
Lalu
ketik lagi “ config ter/ configure terminal “ agar masuk dalam mode Global
configuration.
Setelah masuk dalam mode Global configuration,
lalu ketik “ enable password muhammad (
saya menggunakan nama depan saya sebagai passwordnya )”. Lalu exit.
Kita lihat hasilnya...
Ketika kita ingin masuk ke
priviliged mode, kita akan dimintai password. Ketikkan password yang sudah tadi
kita buat lalu kllik enter ( jangan kaget apabila kita sedang mengetikkan
password tidak muncul apa-apa, karena itu merupakan sistem keamanan yang
digunakan pada switch buatan CISCO atau yang lainnya ).
Nah... sekarang kita sudah
masuk ke mode privileged
·
Cara
untuk melihat kembali password yang tadi sudah kita buat adalah dengan
mengetikkan “ show run “ di mode privileged. Lihat gambar dibawah
Disini kita bisa lihat
password yang tadi kita buat. Nah.. agar password yang kita buat tadi
tersamarkan atau ter-enkripsi ( mengamankan password dengan mengganti password
tersebut dengan kode-kode tertentu secara otomatis ). Tujuannya agar keamanan
password terjaga.
·
Caranya
adalah dengan mengetikkan “ service password-encryption “ di mode privileged.
Lalu exit
Kita lihat hasilnya... dengan mengetikkan “ show run “ di mode
privileged
Password yang tadi kita buat,
sekarang sudah diubah menjadi kode-kode.
2. Enable secret
Enable secret berfungsi untuk menggantikan
password yang tadi kita buat dengan perintah “ enable password “ pada mode
Global configuration, tadi kita buat “ enable password muhammad “ sekarang kita akan ubah dengan perintah “ enable secret ramdhan ( passwordnya diganti menjadi
ramdhan, nama belakang saya ) “ pada mode Global configuration, lalu exit.
Lebih jelasnya lihat gambar dibawah.
·
Ketikkan
“show run “ pada mode privileged, memastikan bahwa enable secret telah
diaktifkan.
Ternyata sudah aktif dan
ter-enkripsi, karena tadi kita telah mengetikkan perintah “ service password-encryption
“ otomatis semua password akan ter-enkripsi.
Kita lihat hasilnya...
Ketika kita ingin masuk ke
mode privileged dan memasukkan password yang pertama ( enable password muhammad ) maka password akan ditolak.
·
Kita
masukkan password yang kedua ( enable secret ramdhan )
Hasilnya...
Ternyata bisa...
Disini kita bisa simpulkan,
Jika menggunakan enable password kemudian menggunakan lagi enable secret, maka
enable password akan tidak digunakan lagi.
3. Password console
Kegunaan command ini nantinya untuk proteksi user
modenya ( sebelum masuk privileged ) switch dari sesi console ( menghubungkan
switch ke PC dengan kabel console ). Jadi tidak sembarang user yang bisa
mengkonfigurasi switch tersebut.
Caranya :
·
Seperti
tadi, kita harus masuk dulu ke mode global configuration, lalu ketikkan
perintah “ line console 0 “, lalu “ password ciscocon ( saya menggunakan passwordnya adalah ciscocon ) , lalu “ login” dan exit. Lihat gambar dibawah.
Kita lihat hasinya....
Nah.. disini pas kita mau
masuk ke user mode, kita harus mengetikkan password terlebih dahulu, jadi
tingkat keamanannya lebih kuat.
Kita ketik passwordnya...
Dan...
Dan ternyata bisa...
Lihat gambar diatas, semuanya
memakai password, tujuannya adalah agar tidak sembarang orang mengkonfigurasi
switch tersebut. Tingkat keamanannya juga lebih tinggi.
4. Password Telnet/VTY
Kegunaan command ini hampir sama dengan password
console, kalau command ini untuk proteksi user modenya via telnet session (
menghubungkan switch ke PC, lewat jaringan ).
Caranya hampir sama dengan
membuat password console, hanya berbeda perintahnya.
·
Seperti
tadi, kita harus masuk dulu ke mode global configuration, lalu ketikkan
perintah “ line vty 0 5 “, lalu “ password ciscovty
( saya menggunakan passwordnya adalah ciscovty
) , lalu “ login” dan exit. Lihat gambar dibawah.
Sekarang kita sudah membuat password
telnet/vty, jadi saat kita akan mengkonfigurasi switch tersebut via telnet
session, kita akan dimintai password, sehingga switch tersebut keamanannya
sangat kuat dan tidak sembarang orang bisa mengkonfigurasi switch tersebut.
KESIMPULAN
Sekarang kita
tahu kenapa password sangat dibutuhkan dalam jaringan. Password dapat
melindungi informasi penting yang memang tidak boleh ada orang lain yang
mengetahuinya apalagi didalam jaringan dimana kita dapat terhubung dengan siapa
saja. Dengan cara membuat password didalam perangkat seperti switch, router
dsb. Inilah cara kita untuk melindungi informasi yang bersifat rahasia.
DAFTAR PUSTAKA
-
Sumber
: networkinglab.wordpress.com
-
Sumber
: konoharakureah.wordpress.com
-
Sumber
: rendip288.wordpress.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar